Akan Gelar Konferensi, Inilah Nama-Nama Kandidat Ketua Pergunu Kab. Lamongan yang Muncul

November 06, 2019 Add Comment

nulamongan.or.id, Lamongan- Pengurus Cabang Persatauan Guru Nahdhatul Ulama’ (Pergunu) Kabupaten Lamongan akan mengadakan konferensi pada tanggal 09 November 2019 mendatang. Rencananya acara ini akan diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan.

Sebagaimana informasi yang diterima oleh redaksi, sudah muncul beberapa nama kandidat calon ketua yang bakal berkompetisi di acara konferensi tersebut. Salah satu pengurus harian Pergunu Lamongan menegaskan bahwa pihaknya akan memilih calon yang sudah terverifikasi dengan melihat riwayat gerakan calon kandidat. 

Beberapa calon kandidat yang sudah muncul di antara lain terdapat nama Nurdi, M.Pd selaku Sekretaris PC Pergunu Lamongan yang juga pengawas PAI, Khoirul Huda, M.Psi yang saat ini menjabat sebagai sekretaris I PC Pergunu Lamongan, Adul Malik, M.Ag selaku wakil ketua Pergunu Cabang Lamongan dan bendahara umum PC Pergunu Lamongan Suroto, S.Ag.

Beberapa bakal calon yang muncul di atas, sebagaimana releas pengurus Pergunu yang diterima oleh redaksi nulamongan.or.id, akan di verifikasi lagi sesuai kriteria dan standart regulasi yang berlaku, hingga secara absah menjadi calon dan ketua terpilih lewat konfercab. 

Di harapkan dari ketua terpilih harus mempunyai konsistensi gerakan jam’iyah NU, melakukan gerakan yang progresif dan inovatif. Berharap siapa saja yang jadi ketua terpilih tidak memanfaatkan jabatan karena di NU itu adalah sebuah pengabdian yang tulus dan tidak sembarang orang bisa terpilih mengabdi di NU kecuali atas izin Allah SWT” pesan Drs. Imam Ghazali selaku sekretaris PCNU Lamongan. (jadz)

IPNU-IPPNU Lamongan Gelar Parade Seni Meriahkan Hari Santri Nasional

November 06, 2019 Add Comment


nulamongan.or.id, Lamongan- Dalam rangka memperingati hari santri nasional tahun 2019, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kabupaten Lamongan menggelar Parade seni yang diikuti oleh seluruh pelajar dan santri NU se kabupaten Lamogan. 

Ahmad syamsuri dalam sambutannya selaku ketua cabang menegaskan bahwa kegiatan ini memang i’tikad pengurusnya dalam mengakomodir bakat dan minat kader pelajar NU di kota soto ini. "kami selaku pengurus pimpinan cabang, berkomitmen untuk mewadahi aktualisasi bakat dan minat yang terpendam dari seluruh kader pelajar dan santri Nu se kabupaten lamongan" terangnya dalam sebuah kesempatan

Kegiatan ini, memiliki Serangkaian agenda acara, tidak hanya parade seni ini, tetapi besok pada tanggal (08/11) juga  akan membuat lomba baca kitab kuning yang  akan dikuti santri NU se-Kabupaten Lamongan.

Acara yang digelar di GOR Lamongan pada tangal 04 november ini berjalan dengan sangat sempurna dan meriah, berbagai jenis seni pun ditampilkan disini, tidak hanya seni-eseni Rebana al-banjari bahkan dari beberapa pimpinan anank cabang IPNU-IPPNU juga ada yang menampilakn karya spektakuler mereka. Semisal; Teater tentang hari pahlawan nasional, ada juga yang menampilkan Gitar akustik dan juga beberapa kreasi seni yang sebelumnya tidak terbayangkan di hati dan pikiran para panitia pelaksana sebelumnya.

Ketua PAC GP Ansor Sarirejo: Sejak Dini Anak Harus Ditanamkan Spirit Nasionalisme

November 03, 2019 Add Comment

nulamongan.or.id, Sarirejo- Gerakan pemuda Ansor sebagai salah satu organisasi kepemudaan, pelopor, penggerak dan pengemban program-program sosial kemasyarakatan diharapkan dapat berperan aktif menghasilkan kajian strategis yang memiliki konsern terhadap literasi anak.

Atas dasar pemikiran itu, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sarirejo mengadakan pelatihan literasi pemuda sahabat anak. Kegiatan ini bersinergi dengan Deputi Pengembangan Pemuda, Kemenpora RI.

Pelatihan yang dilaksanakan di Balai Desa Dermolemahbang Sarirejo Lamongan ini (2/11/19) dihadiri seluruh Anggota Ansor se Kecamatan Sarirejo.

Hepi Ikmal, selaku ketua gerakan pemuda dalam sambutannya mengatakan, Kader Ansor harus konsen pada tumbuh kembangnya pendidikan anak. Sebagai pemuda, Kader penggerak, pemuda ansor harus menjadi lokomotif utama dalam menangkal radikalisme dan menumbuhkan nasionalisme di kalangan anak.

"Kita ini sebagai kader, memiliki peranan yang bermacam-macam, dan banyak yang sebagai guru, sebagai guru kita harus menunjukkan preferensi yang tepat kepada anak agar tidak terpapar radikalisme dan bisa menumbuhkan nasionalisme", terangnya dalam sambutan

Sebagai narasumber dari pelatihan tersebut antara lain, Asesor Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, Ahmad Hanif Fahruddin, Ketua Lembaga Kajian dan Sumber Daya Manusia NU Lamongan, Winarto Eka Wahyudi, serta  praktisi pendidikan Islam MultikulturalMuhammad Asrori.

Mengutip pendapatnya KH Saifuddin Zuhri, Eka sebagai salah satu narasumber mengatakan bahwa spirit kebangsaan merupakan sesuatu yang natural instinctive. Sehingga menerutnya, kader Ansor ada atau tanpa instruksi dari pemerintah, akan menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa.

"Bagi kader NU, antara kebangsaan dan keislaman sudah menyatu. Karena NU beserta perangkatnya seperti Ansor, akan selalu mengkader dengan seimbang antara menjadi muslim yang taat dan menjadi warga negara yang baik" ungkapnya

Selanjutnya, Asrori menambahkan bahwa radikalisme tumbuh subur jika masyarakat memiliki daya baca yang rendah. "semakin banyak asupan bacaan yang kita serap, terutama tentang sejarah, kita akan sulit terpapar radikalisme" imbuh kandidat doktor UNISMA ini.

Hanif dalam paparannya juga menegaskan bahwa kemampuan literasi mejadi kunci generasi kita di masa mendatang. Menurut dosen UNISLA ini, islam yang kelahirannya diawali dengan turunnya perintah iqra' menandakan bahwa generasi kita harus melek literasi. (*)