Perkuat Ekonomi Keumatan, Masjid NU Sunan Giri Gandeng Maspion Group

Agustus 22, 2019

nulamongan.or.id, Lamongan- Selain sebagai pusat kegiatan ritual umat Islam, masjid juga diharapkan menjadi pusat kemandirian ekonomi umat. Harapan itulah yang direalisasikan oleh Masjid Nahdlatul Ulama Sunan Giri Lamongan. Masjid kebanggaan warga NU Lamongan ini, kemarin (Rabu, 21/8) menandatangani kesepakatan dengan perusahaan Maspion Group guna memperkuat ekonomi umat.

Acara yang digelar di kantor UD. Cahaya Indah itu dihadiri oleh jajaran Takmir Masjid NU Sunan Giri, kepengurusan NU mulai dari tingkat ranting hingga tingkat cabang. Tak hanya itu, Lembaga Takmir Masjid (LTM) NU, Fatayat, dan jajaran pemerintahan mulai Lurah hingga Camat juga turut hadir.

Di usianya yang lebih dari 19 tahun, masjid yang meraih juara I pada PWNU Jatim Award 2019 dua bulan yang lalu ini, selalu mencari berbagai terobosan dalam pengelolaan masjid. Termasuk kini, terobosan itu adalah upaya merintis kemandirian ekonomi jamaah, melalui kerjasama dengan Maspion Group.

Bentuk kerja sama tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dalam selembar halaman kertas, yang ditandatangani oleh Direktur UD. Cahaya Indah sebagai distributor resmi Maspion Group, HM. Nur Chasan, dan Ketua Takmir Masjid NU Sunan Giri, Drs. H. Nurul Anwar.

Sebagaimana poin kesepahaman kedua belah pihak, Maspion membuka pendaftaran sales atau tenaga marketing produk-produk Maspion Group kepada jamaah Masjid
NU Sunan Giri dan masyarakat umum. Pemasaran meliputi dua bidang, yaitu bidang pemasaran produk-produk Maspion, dan pemasangan pelapis kubah masjid atau mushalla berbahan enamel. Keuntungan yang didapat distributor Maspion Group, dibagi tiga antara sales, masjid dan karyawan masjid yang khusus menangani bidang usaha ini.

Maka selain mensejahterakan jamaah yang mendaftar sebagai sales, jalinan kerja sama ini juga untuk memberikan pemasukan infaq untuk masjid” terang H. Nurul Huda.

Dalam sambutannya, Ketua LTM NU Lamongan, Drs. Khoirul Huda, menjelaskan tiga fungsi masjid, yakni idarah, imarah dan ri’ayah. Jika Idarah digunakan untuk mengaktifkan fungsi utama masjid sebagai pusat peribadatan kaum muslimin, maka Imarah, difungsikan pusat pendidikan dan dakwah. Sedangkan ri’ayah adalah fungsi takmir dalam bidang pemeliharaan, yakni aktivitas pemeliharaan fisik masjid, dengan membangun atau merenovasi bangunan.

Dan termasuk dalam fungsi ini adalah pemeliharaan ketahanan ekonomi jamaah” imbuhnya
Drs. Fatkhur selaku Camat Lamongan mengapresiasi upaya Takmir Masjid NU Sunan Giri. Ia berharap, langkah ini bisa menjadi pioneer bagi masjid-masjid yang lain.

harapannya adalah makmur masjidnya, sejahtera juga jamaahnya” tukasnya. (Khalid)


Share this

Baca

Previous
Next Post »