Musyker PCNU Lamongan, Bahas Kaderisasi Sampai Penguatan Ekonomi

Maret 16, 2019

Ketua PCNU Lamongan Dr. Supandi., M. Pd saat memberikan sambutan penutupan Musykercab I 
Kawasan Glagah terutama menuju arah desa Tanjungprigel nampak tidak biasa pada hari Sabtu (16/3). Kondisi ini nampak dari hilir mudik para kiai dan aktivis NU yang berbondong-bondong menuju ke arah Pondok Pesantren Bustanul Ulum. Selain itu, kibaran bendera NU juga turut menghijaukan pandangan jalan menuju arah pondok tersebut.

Memasuki kawasan ini, akan disambut berbagai baliho ucapan selamat yang membentang di berbagai sudut jalan. Keramaian ini terjadi tak lain karena Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan menyelenggarakan Musyawarah Kerja I dengan melibatkan seluruh pengurus Majlis Wakil Cabang (MWC) dan Pengurus Ranting NU se-Kabupaten Lamongan.

Terpantau antusiasme peserta begitu tinggi, dengan ratusan orang yang memadati area pembukaan yang diselenggarakan di lapangan tengah Pondok Pesantren.

Alhamdulillah berkat kemurahan Allah dan doa para masyayikh serta warga nahdliyin, yang memadati area pembukaan diluar ekspektasi. Dari 800 kursi yang disediakan, hampir tak bisa menampung semua peserta” tutur Kholidun selaku ketua panitia Musykercab I PCNU Lamongan.

Acara yang bertajuk “Optimalisasi Jam’iyah Sebagai Upaya Khidmah Kepada Umat Menuju 1 Abad Nahdlatul Ulama” ini, dihadiri oleh tokoh-tokoh penting. Di antara ketua PWNU Jawa Timur yang juga memberikan tausiyah, yakni KH Marzuqi Mustamar, jajaran Polres dan Kodim Lamongan serta para stakeholder.

KH Mas Nur Arif saat memimpin sidang pleno komisi, mendapatkan beberapa poin masukan dari hasil sidang komisi. Masukan-masukan yang berangkat dari aspirasi pengurus NU daerah tersebut terutama berkenaan dengan penggiatan kembali kaderisasi NU. Yaitu, PKPNU, PPWK, MKNU, serta pelatihan profesional. Selain itu, sidang pleno tersebut juga menyoroti program kerja PCNU ke depan yang harus lebih fokus pada penguatan ekonomi umat, salah satunya adalah rekomendasi pendirian BMT di setiap kecamatan.

Musykercab I ini terbagi dari 3 sidang komisi, yaitu komisi organisasi, program dan rekomendasi” tutur Chanafi selaku sekretaris panitia.

Dalam sambutan penutupannya, Dr. Supandi selaku ketua PCNU Lamongan menghimbau bahwa hasil musyker ini merupakan keputusan bersama yang harus dijalankan bersama-sama.

apa artinya Supandi, sepinter apapun saya namun jika tidak ada kersajama dan saling koordinasi tidak akan bisa jalan keputusan musyker ini, karena sifat organisasi kita adalah kolektif kolegial” tegasnya saat memberikan arahan.(Ek)


Share this

Baca

Previous
Next Post »